ARIWARA.COM – PATI Pertandingan sepak bola PON XXI Aceh-Sumut 2024 antara Aceh dan Sulawesi Tengah (Sulteng) di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (14/9) berakhir dengan kontroversi besar setelah serangkaian insiden kekacauan di lapangan. Pertandingan yang awalnya berlangsung sengit terhenti pada menit ke-38 akibat emosi oknum suporter yang melemparkan botol air mineral ke lapangan, memicu ketegangan antara pelatih Sulteng dan staf pelatih Aceh.
Kekacauan semakin meningkat pada menit ke-74 ketika wasit Eko Agus Sugiharto mengeluarkan kartu merah kedua untuk pemain Sulteng, Wahyu Alman, yang sebelumnya sudah menerima kartu kuning. Kartu merah kedua untuk pemain Sulteng, Moh Akbar, pada menit ke-83 menambah ketegangan, menyebabkan protes keras dari pemain dan ofisial Sulteng.